Peduli Dan Lestarikan Alam Indonesia * Peduli Dan Lestarikan Alam Indonesia * Peduli Dan Lestarikan Alam Indonesia * Peduli Dan Lestarikan Alam Indonesia

Sabtu, 02 Mei 2015

Tim Ekspedisi lakukan Analisa Vegetasi Tanaman Pinang di Sumba


Subkorwil Sumba Barat Daya - Tim Kehutanan Ekspedisi NKRI 2015 lakukan penelitian sejak Februari dengan memasuki Hutan-hutan di Sumba yang rata-rata memiliki vegetasi tanaman pinang.Release yang diterima redaksi NTTOnline dari Tim Ekspedisi NKRI menjelaskan, Tanaman Pinang memiliki nama latin Areca catechu merupakan salah satu tanaman tropis yang cukup populer di Indonesia. Keberadaannya secara geografis tersebar di seluruh asia selatan dan asia tenggara seperti Thailand dan India.

"Rata-rata di Hutan Sumba Barat Daya terdapat pohon pinang, ada yang bergerombol, ada juga di sela-sela pepohonan lain". Ujar Heida Tim Kehutanan Ekspedisi NKRI Subkorwil 5/Sumba Barat Daya.

Tanaman yang termasuk jenis palem – paleman atau arecaceae tersebut memiliki banyak manfaat bagi kehidupan sehari – hari. Tanaman Pinang menjulang tinggi rata-rata 10 sampai 15 m yang sudah berbuah. "Pinang itu bukan pohon, soalnya tidak berkambium", jelas dari Kustanti.“Kambium adalah yang mengantarkan air dari tanah ke tanaman, Karena saat di sayat bagian batang tanaman pinang tidak mengeluarkan getah,” Tambah Heida menjelaskan.

Pinang di jual di pasaran Sumba Rp. 5000,-/bungkus plastik yang berisikan 20 sampai 30 pinang sepaket dengan kapur putihnya. menurut warga sekitar orang pertama yang baru mencoba pinang akan merasa mabuk apabila belum cocok kepala pusing dan lidah akan terasa tebal. Namun bagi yang sudah terbiasa pinang sudah menjadi pengganti makanan ringan atau sekedar iseng-iseng.Ekspedisi NKRI selain menggali potensi yang ada di daerah meliputi flora dan fauna serta kekayaan alam yang belum diberdayakan, juga melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, melalui kegiatan pembangunan karakter dan bela negara, penyuluhan Keluarga Berencana, Keluarga Pra-sejahtera, penyuluhan kelestarian Sumber Daya Alam, pengobatan massal,bakti sosial,karya bakti infrastruktur sekolah dan tempat ibadah, kegiatan sanitasi lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kegiatan Ekspedisi melibatkan 1.227 personel, terdiri dari berbagai elemen bangsa, dari TNI, Polri, para Ahli (Peneliti), Mahasiswa (Akademisi), Pemda dan Masyarakat. Pelaksanaan Ekspedisi berlangsung sejak tanggal 5 Februari, dan berakhir pada tanggal 5 Juni 2015. Ekspedisi 2015 adalah yang ke-5, setelah Sumatera, Sulawesi, Maluku dan Kalimantan.(Tim Media  Ekspedisi NKRI 2015).

Sumber :
http://nttonlinenow.com/berita-ntt/daratan-sumba/8270-tim-ekspedisi-lakukan-analisa-vegetasi-tanaman-pinang-di-sumba

Posting Komentar

Ajukan Pertanyaan Seputar Ekspedisi NKRI Pabar 2016

PENGUMUMAN

Sosial Budaya

Penjelajahan

Geologi

 
Design By eighTsuN Copyright © 2015 Ekspedisi NKRI